Membangun Profesionalisme di Dunia Kerja
Oleh: Rahmiati Br.
Kombih
Apapun latar belakang mu
jagan pernah merasa minder untuk bersaing dengan yang lainya yang memiliki
latar belakang pendidikan dan keluarga diatas kamu karena apa yang kita miliki dimasa lalu tidak akan pernah bisa menjamin
kita bisa suksese dimasa yang akan datang jadi siapkanlah dirimu untuk menjadi
orang yang sukses dimasa yang akan datang, tidak ada yang instan semuanya harus
memalui proses, baik proses panjang maupun proses yang sederhana oleh sebab itu
teruslah berproses untuk lebih baik.
Keadaan
keluarga bukanlah alasan untuk kita menutup mata akan kesuksesan , daerah
tinggal bukanlah landasan untuk kita mundur dalam dunia persaingan untuk
berkarir.
Karen
kesuksesan tidak bisa dilihat dari apa yang sedang kamu geluti atau pelajari
sekarang bisa saja kamu bekerja atau sukses dibidang yang lain. Oleh karena itu
marilah belajar dari dini untuk berbagai bidang. Aku ada sedikit informasi untuk sukses bagi kamu yang berkerja tidak
sesuai dengan besik kuliah yang diambil dulu jdi gak usah minder kamu bisa
lakukan ini:
•
Sambil bekerja, tidak Berhenti belajar
•
Hanya yang mau dan bisa belajar yang akan survive.
•
Tidak ada orang yang ahli, yang ada adalah tahu terlebih dahulu.
Untuk membangkitkan
semagat teman-teman yang berkerja tidak sesuai bidangnya aku ada contoh nyata yaitu pak Suhartono, ST., MM. nah dari gelar ST yang
di perjuangkan di UGM Yogyakarta teman-teman
udah tau kan kalo beliau ini lulusan S1
teknik tentu saja beliau ini
tidak berkerja di bidang teknik seperti gelar yang ia dapatkan saat S1 tapi
beliau berkerja di BNI cabang sumbawa
sebagai Branch
Manager dan
merahih banyak kesuksesan di BNI. Beberapa prestasi yang beliau miliki saat
bekarja di BNI:
- Menjadi
tim inti sebagai Juara Harapan II Gugus Kendali Mutu (GKM) BNI Tingkat
Nasional, Tahun 1999. Penyelenggara BNI – LPN : Aplikasi Integrated Cash
Collateral Credit.
–
Membuat formulir aplikasi cash collateral credit (C3) yang sebelumnya
manual menjadi integrated dari formulir permohonan kredit sampai dengan
administrasi kredit.
–
Nilai tambah : Proses pemberian kredit C3 menjadi lebih cepat dimana
sebelumnya 1 hari menjadi cukup 2 jam serta terhindar dari kesalahan penulisan
data dalam proses pemberian kredit.
2. Tahun 2000 : Menemukan cara
mencari selisih kas ATM.
•
Pada saat itu, disamping menjadi Penyelia Pemasaran Bisnis, juga diserahi
tugas melakukan restocking ATM.
•
Masalahnya, rata-rata setiap 3 kali restocking kas ATM terjadi selisih
kas ATM 1 kali @Rp. 50.000,- / ATM.
•
Dengan diketemukannya cara mencari selisih kas ATM yang akurat, maka
petugas ATM tidak lagi khawatir saat restocking kas ATM.
•
Dengan diketemukannya cara mencari selisih kas ATM tersebut, maka dapat menyelamatkan potensi
kerugian Bank BNI Milyaran rupiah, karena selisih disebabkan reversal transaksi
yang sebenarnya sukses.
•
3. Juara I Innovation Reward pada Jul-2002, disampaikan langsung
oleh Direktur Utama BNI, Penghargaan dengan No. : In.R/001/2002 mengenai
Payroll System.
–
Menemukan cara menginput
payroll secara otomatis apapun jenis file yang dimiliki perusahaan.
–
Nilai tambah : mempercepat
proses pembayaran gaji, menghemat tenaga dan waktu serta berperan positif
terhadap peningkatan bisnis Bank BNI baik funding maupun lending.
4. Juara II Lomba Opini pada Jul 2005 disampaikan oleh Divisi KMP
dengan judul Sistem Informasi Produk dan Jasa BNI dalam format Web.
•
Mendesign Sistem Informasi
Produk dan Jasa BNI dalam format Web. Seluruh penjelasan produk BNI berikut
tarif, simulasi dan formulir ditampilkan dalam halaman web.
•
Mendapat penghargaan Juara II
pada Lomba Opini yang diselenggarakan BNI Divisi Komunikasi Perusahaan.
•
Nilai tambah : membantu
Marketting dan Customer Service BNI mempermudah memahami dan menjelaskan
product knowledge kepada nasabah karena produk BNI sudah tidak mungkin dihapal
diluar kepala secara detail.
Masih banyak lagi prestasi beliau yang mungkin
jika dituliskan blog ini tidak alkan bisa di baca selama tiga malam hehehe..
Jadi
pada perlu diperjelas lagi bahwa pendidikan dan gelar yang kamu emban tidak
bisa jdi jaminan untuk kesuksesan kamu dalam duania perkerjaan utuk itu kita
harus belajar dalam berbagai hal agar tidak kalah saing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar